DomaiNesia
DomaiNesia

Dosen Polbeng Berikan Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi SI APIK bagi Pelaku UMKM di Desa Wonosari

  • Bagikan

BENGKALIS – MANDIRI POS, Dosen Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) berikan sosialisasi dan pelatihan pengunaan Aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SI APIK) bagi pelaku UMKM di Desa Wonosari, pelatihan untuk pelaku UMKM Desa Wonosari tersebut dilaksanakan pada Senin 26 Juli 2021 di Gedung Serbaguna Desa Wonosari Bengkalis.

Kegiatan pelatihan yang diberikan oleh dosen Polbeng ini merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan tinggi, yaitu “Pengabdian kepada Masyarakat.” Dan untuk itu
kita berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan, dan juga perlu adanya sinergitas antara Perguruan Tinggi dan UMKM sebagai langkah nyata dalam membangun Ekonomi Kerakyatan,” seperti yang disampaikan oleh Afridon Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bengkalis pada acara tersebut.


Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Pelatihan tersebut disambut baik oleh pelaku UMKM Desa Wonosari, kerena pelatihan ini bertujuan untuk untuk mengembangkan pengetahuan tentang Pencatatan Informasi Keuangan (SI APIK) bagi usaha mereka.

SI APIK ini adalah Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan, yaitu merupakan aplikasi akuntansi sederhana yang didesain oleh Bank Indonesia (BI) yang dapat digunakan melalui Smartphone dan Komputer.

SI APIK ini memang dikhususkan untuk pelaku UMKM dengan tujuan memudahkan pelaku UMKM dalam membuat Laporan Keuangan secara sederhana namun tetap sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu kepada pelaku UMKM Desa Wonosari dilaksanakan oleh dosen Prodi Akutansi Keuangan Publik (AKP) yang terdiri dari Novira Sartika, M.Ak, M, Luthfi Iznillah, M.Ak, dan Nur Anita, M.Sc.

“Pelatihan aplikasi keuangan ini kita laksanakan oleh kerena banyaknya keluhan dari pelaku UMKM, kerena kurang paham terhadap cara penyusunan laporan yang mudah dan sederhana,” ujar M. Luthfi Iznillah (tim dosen pemberi materi pelatihan).

Sehingga tim pengabdian berinisiatif untuk membantu dengan memberikan pelatihan Aplikasi Keuangan. Maka SI APIK lah aplikasi yang paling tepat kita berikan, ujarnya lagi.

Dengan pelatihan dan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi pelaku UMKM untuk dapat menyusun Laporan Keuangan yang sederhana namun tetap sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.

“Saat ini, digitalisasi menuntut para pelaku UMKM untuk beradaptasi karena persaingan bisnis yang semakin ketat dan cepat. Salah satunya adalah bagaimana pelaporan keuangan yang diarahkan secara digital dengan memanfaatkan teknologi untuk tujuan kemudahan dalam mencatat transaksi keuangannya,” ujar Novira Sartika pula.

Namun hal ini tentunya sulit bagi sebagian pelaku UMKM yang masih asing dengan teknologi sehingga mereka perlu dibantu dengan adanya pelatihan langsung dengan aplikasi SI APIK ini, tambah Novira.

Kerena untuk siklus perputaran produk, perlu punya kemampuan yang cepat dalam penyusunan laporan keuangan, dan ini sangat diperlukan, agar pelaku UMKM dapat melakukan pengambilan keputusan bisnis yang sehat, tambahnya pula.

Selanjutnya Nur Anita juga menambahkan.
“Pelaku UMKM merupakan salah satu aspek yang membantu perekonomian Nasional di saat pandemi, salah satu upaya yang bisa dilakukan agar UMKM bergerak cepat dan tetap bertahan di era pandemi ini adalah dengan digitalisasi.”

Oleh karena itu, kita berharap pelatihan SI APIK ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah dalam membangun Perekonomian Nasional, ujarnya menyudahi.

Atas pengabdian dosen Polbeng yang telah memberikan pelatihan dan sosialisasi aplikasi keuangan terhadap pelaku UMKM Desa Wonosari, Suswanto Kepala Desa Wonosari sangat berterima kasih kepada tim pengabdian.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu sekali bagi para pelaku UMKM di Desa Wonosari karena saat ini memang kesulitan utama yang dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah bagaimana menyusun laporan keuangan yang mudah dan sederhana untuk keperluan operasional sehari-hari, ujarnya mengakhiri. (sir)

  • Bagikan
DomaiNesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//iphumiki.com/4/3802902