Dekati Puasa, Harga Sembako Di Bagan Batu Masih stabil.

Foto. Aktivitas di pajak lama Bagan Batu terlihat masih normal. Tampak para pembeli sedang memilah kebutuhan di Kios milik salah seorang Pedagang.

 

BAGANBATU,Mandiripos — menjelang puasa Ramadhan 1438 H, Harga kebutuhan pokok di Bagan Batu hingga saat ini masih stabil, namun ada sedikit kenaikan dan penurunan khususnya pada bumbu dapur.

Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Pantauan media ini di pajak lama Bagan Batu, Kamis 4/5,stabilnya harga kebutuhan pokok ( sembako) karena dipengaruhi sepinya pembeli, sehingga permintaan berkurang. Dan juga diakibatkan stagnasi ekonomi di Bagan Batu.

Adapun harga bumbu dapur yang mengalami kenaikan dan penurunan yakni Bawang putih yang sebelumnya harganya 38 ribu/ kg kini naik menjadi 50 ribu/ kg. Tomat sebelumnya 8 ribu sekarang 10ribu/ kg dan kentang dari 12 ribu menjadi 14 ribu/ kg.

Sementara harga cabai masih normal, yakni cabe merah 20ribu rupiah / kg,cabe hijau 10ribu rupiah / kg dan cabe kecil 18 ribu rupiah/ kg.kemudian bawang merah 24ribu rupiah/ kg.

Dan untuk harga kebutuhan lain yang mengalami penurunan yakni seperti gula, sebelumnya 16 ribu turun menjadi 15ribu/ kg.minyak curah turun 1000 rupiah dari sebelumnya 12ribu menjadi 11 ribu/ Kg.

Kemudian untuk kebutuhan pangan lainnya pun tergolong normal, seperti harga telor yakni masih berkisar 32rb/ papan. Daging sapi  100rb/ Kg dan daging ayam masih 23 ribu/ kg.

Salah seorang pedagang di pajak lama, Amat mengaku walaupun harga normal atau stabil namun pembeli sepi. Amat menuturkan, pengalaman tahun sebelumnya, satu bulan sebelum puasa, biasanya pembeli sudah mulai ramai dan harga pun juga ada kenaikan,

” kalau tahun ini sampai sekarang pembeli pun masih sepi,” kata Amat.

Dirinya juga berharap, jelang mendekati puasa dan bulan ramadhan nanti harga sembako tetap stabil, karena pemerintah sekarang sudah menjaga stabilitas harga pangan khususnya sembako,

Baca Juga :   Rohil Bakal Terima Bantuan Pamsimas, 2019

” mudah- mudahan harga sembako hingga lebaran nanti tetap stabil. Apalagi ekonomi sekarang saat ini lesu,” Harap Amat.(ind)

 








Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *