Ibu dan Abang Kandung Temukan Anaknya Tergantung di jendela dalam Keadaan Tidak Bernyawa

Diposting pada 222 Pembaca

BAGAN BATU – Ibu dan Abang Kandung terkejut saat melihat IAR Als Ardi (15) telah tergantung (Gantung Diri) dan tak bernyawa di jendela kamar rumah di Jln. Lintas Riau – Sumut KM.15 Gang Suro Alfatah RT 006 Rw 003, Dusun Kencana Kepenghuluan, Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya,Kabupaten Rokan Hikir, Riau.

Kapolsek Bagan Sinembah, Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Indra Lukman Prabowo SH Sik saat di konfirmasi menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi pada, Senin (25-01-2021) sekira pukul 16.00 Wib.

Dari keterangan yang di terima di TKP, Kata Kapolsek, korban pulang kerumah langsung masuk ke kamar dan mengunci pintu kamarnya, ketika korban masuk kamar dilihat oleh abang kandungnya (saksi 2), melihat hal itu awalnya abang korban tidak menaruh curiga sama sekali akan hal tersebut.

Namun, setelah setengah jam kemudian sekira jam 16.30 wib, abang korban penasaran karena korban tidak kunjung keluar dari dalam kamarnya. Karena itu, abang korban mulai curiga, dan memberitahukan kepada ibu korban (saksi 1).

Selanjutnya, Kata kapolsek lagi, Ibu bersama abang Korban mengetok pintu kamar korban dan tidak ada respon, selanjutnya abang korban membuka pintu kamar korban namun terkunci.

” Karena tak ada respon dan pintu di kunci korban dari dalam kamar, abang korban mendorong paksa pintu kamar hingga terbuka,”ujarnya.

Setelah terbuka, Ucap kapolsek, Ibu dan abg korban sangat terkejut melihat korban sudah tergantung di jendela kamar dan sudah tidak bernyawa lagi, dengan posisi leher terikat dengan kain panjang.

” kemudian ibu dan abang korban meminta tolong hingga warga ramai berdatangan,” ucapnya.

Sekira pukul 16 30 Wib masyarakat menelpon bhabinkamtibmas Kep, Pasir Putih Bribda Rio Aldino untuk memberitahukan hal tersebut. Kemudian bhabinkamtibmas beserta piket Reskrim datang ke TKP untuk melakukan olah Tkp.

Selanjutnya sekira pukul 17.30 Wib pihak Puskesmas Balai Jaya datang ke TKP dan langsung melakukan Visum Et Refertum di TKP guna mengetahui apakah ditubuh korban terdapat tanda-tanda kekerasan.

Dari keterangan Dr selaku Dokter Umum Puskesmas Balai Jaya dengan hasil Visum ditemukan luka memar pada leher korban diduga akibat ikatan kain panjang, lidah tergigit, kemaluan korban mengeluarkan air seni kemudian hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan luka atau tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

” Setelah di visum, Jenazah Korban di serahkan kepada keluarga korban An. Surisman atas permintaan oleh pihak keluarga dengan membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan Otopsi oleh Pihak Kepolisian Polsek Bagan Sinembah,”ungkapnya.

” saat ini belum kita ketahui penyebab mengapa korban mengakhiri hidupnya. Sebab keluarga korban belum bisa di infrogasi karena masih berduka,”tandasnya.ris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.