Baganbatu — Telah terjadi keributan dan nyaris bentrok fisik di lahan 80 hektar yang saat ini dikuasai kelompok Tani Ternak Sejahtera yang berlokasi di Blok 45 eks kebun Cibaliung, keributan ini dipicu dengan masuknya puluhan orang diduga preman bayaran PIC Agrinas Alek Siringo yang melakukan panen paksa pada hari Kamis, 5/11/2026 yang dijaga sejumlah preman
“Ada puluhan orang oknum preman yang mendapat kuasa, itu seperti pengakuan dari Sitompul katanya dia dapat kuasa dari Alex Siringoringo, tentu aneh ini, karena dasar penerimaan kuasa itu? Mereka juga mengaku pengamanan di Agrinas, entah apa dasar mereka mengaku sebagai pengamanan, seperti yang dikatakan Sitompul kepada kami, semakin aneh ini menurut kami, pengamanan di lahan gunakan pihak ketiga tapi kok preman, ngawur ini, “Demikian hal ini disampaikan Kuasa hukum kelompok Tani Ternak Sejahtera, Septiaman Lase SH. didampingi Rizky Erlangga dan Muhammad Aganta SH. Kepada media ini, usai pertemuan dengan Sitompul CS di warkop Anda, Kamis 5/11/2026.
Padahal, telah terjadi pertemuan antara pihak kuasa kelompok tani ternak sejahtera dengan Sitompul di Warkop Anda Balam km 38 (5/11/ 2026) namun ironisnya, orang-orang suruhan tersebut tetap melakukan panenan di lahan 80 hektar yang saat ini dalam penguasaan warga,
“Kita sedang ketemu dan bicara dengan Sitompul CS, tapi saat kita sedang bicara di warkop ini, anggota mereka malah memaksa manen di lahan, ini kan zolim mereka itu, kurang ajar, “ujar Lase geram.
Selain mengintimidasi masyarakat kelompok tani ternak yang sedang bekerja dilahan mereka, rombongan preman ini juga mengambil paksa,
“Itu rombongannya dikomandoi sama orang yang diketahui bernama Sitompul atau lebih dikenal dengan tompul 05, mereka masuk ke lahan kami dan memaksa manen sawitnya, sudah mulai brutal mereka, dan kita sudah lakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi bentrok fisik, dan kami juga sudah menyampaikan kejadian kepada aparat kepolisian, ” pungkasnya.(Ind)







