Isu Honorer Mau Diberhentikan, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Rohil

ROHIL, Mandiripos.com- Puluhan mahasiswa asal Rokan Hilir melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Rohil, Senin (20/11/2017), dalam aksinya mahasiswa menuntut supaya pemkab Rohil mencari solusi agar honorer tidak diberhentikan.

Aksi unjuk rasa mahasiswa itu sempat akan dibubarkan pihak kepolisian (polres rohil,red) lantaran tidak mengantongi izin.

Rental Genset Pekanbaru

Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Dalam orasinya mahasiswa yang dipimpin presiden Hipemarohil, Abu Nawas, diantaranya terkait isu bahwa pemkab Rohil akan merumahkan semua tenaga honorer tahun 2018, karna pemkab Rohil berdalih tidak sanggup lagi menampung tenaga honorer yang mencapai 13.450 orang.

Selain itu, pemkab Rohil merasa anggaran yang dikeluarkan cukup besar mencapai Rp185 miliar pertahunya untuk gaji honorer. “Kita minta pemkab Rohil mencari solusinya,” ungkap Abu Nawas.

Sebagaimana diketahui aksi damai itu tertulis dalam surat tertanggal 16 September dan surat yang diterima tanggal 18 September 2017, dengan kata lain tidak memenuhi aturan paling cepat 3 x 24 jam sebelum aksi.

Sementara itu, ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan, menyambut baik aksi yang disampiakan pparaa mahasiswa dengan melihat kondisi yang dan info yang berkembang. Menurutnya, persoalan ini akan dibahas pada sidang paripurna antara eksekutif dan legislatif serta perwakilan 5 mahasiswa untuk datang dalam sidang nantinya.(way)








Baca Juga :   Nekat Curi 11 Karung pupuk PT Arara Abadi, Warga Bathin Solapan Diamankan Polisi
Mitsubishi Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: