Kementria Dalam Negeri RI tujuk Siak sebagai pelaksanaan Program NGO Winrock Internasional


SIAK,Mandiripos.com-Winrock Internasional (WI) salah satu dari 11 LSM asing yang terdaftar di kementrin dalam negri RI yang melakukan aktifitas di Indonesia. Memiliki cabang di 71 negara, berpusat di Amerika.   LSM ini pokus pada kegiatan penyelamatan lingkungan hidup. Salah satu Program Winrock international (WI) di indonesia adalah penurunan emisi melalui pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan yang berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca yang berasal dari lahan gambut dan produksi minyak kelapa sawit.

 

ADS:

Lagi Cari Agency Travel Pekanbaru Tujuan Medan untuk liburan atau pulang kampung? Hubungi Melody Travel untuk Perjalanan PP Travel Medan Pekanbaru yang aman dan nyaman.

 

Country representatif  WinRock Internasional (WI) yang di wakili oleh Nenden D. Milawati mengatakan, pada cara pembukaan monitoring dan evaluasi Pemerintah Indonesia terhadap pelaksanaan kegiatan Winrok Internasional (WI) di Kabupaten Siak Provinsi Riau. di kantor Bupati Siak Kamis, 19/10/2017. Program ini mengimplementasikan beberapa kegiatan, antara lain peningkatan kapasitas teknis para pemangku kepentingan dalam melakukan evaluasi, pengembangan dan penerapan kebijakan yang efektif dengan menggunakan pendekatan landscape yang memberikan dampak positif bagi lingkungan, sosial dan manfaat ekonomi, serta berkontribusi bagi komitmen Pemerintah Daerah menciptakan “Kabupaten Hijau”.

 

Nendeh menjelaskan, Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Winrock international ditujukan untuk ikut berkontribusi mendorong pencapaian target Pemerintah untuk menurunkan GRK di tahun 2020, yaitu melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan dan upaya pengurangan GRK yang berasal dari lahan gambut dan produksi minyak kelapa sawit. 

 

Dipilihnya Kabupaten Siak karena dinilai menjadi wilayah potensial untuk meningkatkan kapasitas teknis para pemangku kepentingan yang memiliki potensi melakukan upaya-upaya pengurangan emisi gas rumah kaca di Kabupaten Hijau bersama peningkatan produktivitas dan mengamankan mata pencaharian lokal. Potensi penurunan emisi GRK (Gas Rumah Kaca) yang signifikan melalui perbaikan manajemen gambut dan potensi elektrifikasi desa dari limbah pabrik kelapa sawit , Palm Oil Mill Effluent (POME)-to-energy; 2) dukungan dari pemerintah daerah serta inovasinya ke arah yang lebih baik.

Baca Juga  Farawell Parade Kapolres Siak dari AKBP Restika P Nainggolan SIK Kepada AKBP Barliansyah SIK

 

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Siak yang diwakili oleh Wakil Bupati Siak H. Alfedri mengatakan, menyambut baik dalam rangka upaya penyelamatan lingkungan yang dilakukan Winrock Internasional di Kabupaten Siak, kegiatan yang dilakukan WI ini nyambung dengan Visi Kabupaten Siak yang focus pada Kabupaten Hijau,  dalam mewujudkan pembangunan yang merata sampai kekampung-kampung dengan penerapan pembangunan dengan berwawasan lingkungan.

 

Dijelaskan Alfedri dari total luas Kabupaten Siak hampir 30 % nya di siak terdapat gambut dalam hingga mencapai 3 meter, oleh karena itu pembuangunan yang berkelanjutan dengan mengurangi emisi khusus dilahan gambut. Kabupatenn hijau itu sendiri kami maknai dengan prinsip-prinsip pelestarian yang berkelanjutan dengan pemanfaatan sumber daya alam, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pelestarian lingkungan dengan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kita sangat mendukung gerakan penyelamatan lingkungan yang dilakukan Winrock Internasional ini, kita dapat belajar bagai mana pemanfaatan lahan gambut yang baik, melalaui kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat siak.”

 

Sumbangan emisi gas rumah kaca yang terbesar di Indonesia juga didapatkan dari sektor pemanfaatan lahan dan alih fungsi lahan (Land Use, Land Use Change and Forestry). Karena itu, sektor ini menjadi sektor yang paling utama dan mendapatkan perhatian serius. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai target ini antara lain melestarikan keanekaragaman hayati pada ekosistem hutan, gambut dan mangrove yang bernilai secara biologis serta kaya akan simpanan karbon.

 

Rencana Lokasi Monitoring dan Evaluasi 

 

Monitoring dan evaluasi (Monev) dilakukan di kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan yang akan dipantau meliputi : 

1) Kegiatan persiapan paludiculture (pertanian di lahan basah gambut); 2) Kegiatan hidrologi (monitoring emisi dari lahan gambut yang direstorasi) 3) Kegiatan Good Agriculture Practices (GAP) untuk kelapa sawit. 

Baca Juga  Menyambut Hut Bhayangkara Ke 73 Polsek Kerinci Kanan Gelar Sunatan Massal

Monev difokuskan pada tiga desa yaitu Desa Dosan, Dayun dan Teluk Mesjid yang semuanya berada di Kabupaten Siak.(rls)

 

Ayo Berikan Rating Terbaik pada tulisan ini 🙂

Eksplorasi konten lain dari Berita Informasi Terupdate, Teraktual dan Terkini Indonesia

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Berita Informasi Terupdate, Teraktual dan Terkini Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca