BAGAN BATU — Tumpukan sampah di kota Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah kian hari makin memprihatinkan. Pasalnya disepanjang jalan depan toko dan trotoar pajak lama terlihat sampah yang menggunung.
Berdasarkan informasi awak media di lapangan, menyebutkan bahwa menumpuknya sampah disebabkan akibat armada pengangkutan sampah rusak. Dari empat unit armada, tiga diantaranya rusak parah dan hanya satu yang beroperasi.
Kepala UPT Pengelolaan Sampah Bagan Batu Salisul kepada awak media Posmetro Rohil menjelaskan, sudah dua minggu ini petugas mengalami kendala mengangkat sampah akibat 3 unit armada rusak .
“Lebih kurang sudah dua minggu ini truk pengangkut sampah kita rusak, hanya satu yang bisa beroperasi,” kata Salisul kepada awak media, Ahad (7/6).
Salisul mengakui, volume sampah di Bagan batu dinilai luar biasa banyak diperkirakan mencapai 25 ton perhari, sementara armada yang bisa beroperasi hanya satu unit dump truk.
“Saat ini kami terkendala armada, dan kami masih berupaya agar armada yang rusak segera dapat diperbaiki dibengkel,” ujarnya.
Salah seorang warga Bagan Batu, Akbar mengaku prihatin terhadap persoalan pengelolaan sampah di Bagan Batu yang tak kunjung selesai sejak dulu hingga saat ini. Dia merasa heran dengan kinerja pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, dimana retribusi kebersihan dinilai lancar namun pengelolaan sampah amburadul.
“Seingat saya sampah ini kan bukan persoalan baru, ini persoalan dari zaman dulu, namun tetap belum ada penyelesaiannya, sebenarnya niat nggak sih pemkab Rohil membenahi masalah sampah di Bagan Batu? dari dulu hingga sekarang tidak ada tindakan yang real dan totalitas dalam mengatasi masalah sampah, aneh ini kan ? Perlu diketahui bersama Bagan Batu Batu ini ada wajah terdepan Rokan Hilir loh, masak tidak mendapat perhatian yang serius sih! Aneh ini para petinggi Rohil? Kemudian masalah Retribusi kemana, Susah mengkajinya ini,” beber Akbar kecewa.
Dia juga menyoroti kinerja para anggota DPRD Rohil dapil IV Bagan Sinembah seolah tak peduli dengan kondisi sarana dan prasarana DLH terutama armada pengangkutan sampah yang dinilai sudah tidak layak pake sehingga sering terjadi kerusakan.
“Kinerja 10 Dewan Rohil asal Bagan Sinembah ini perlu dipertanyakan juga.Apa tak bisa memperjuangkan pembelian armada sampah di Bagan batu ini,” cetus Indra menyindir.(Ind)







