oleh

Sempena Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Ini Pesan Rimba Satwa Foundation

DURI-Perkembangan perkebunan kelapa sawit di Riau sangat pesat, tentunya memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif yang ditimbulkan antara lain meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan penerimaan devisa negara, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan produktivitas, dan daya saing, serta memenuhi kebutuhan konsumsi dan bahan baku industri dalam negeri serta menyediakan lapangan pekerjaan bagi para pengangguran.

Tapi dibalik dampak positif tersebut, juga terdapat dampak negatif bagi manusia dan lingkungan, terutama limbah industri dan maupun produk dari industri kelapa sawit, selain limbah yang menyebabkan polusi udara kelapa sawit juga menyebabkan bencana alam, kenapa? Karena dengan adanya perusahaan kelapa sawit daerah yang dulunya lebat akan pepohonan, sekarang telah tergantikan dengan kelapa sawit. Dengan bergantinya pohon menjadi kelapa sawit akan mempengaruhi sumber daya serap akan air sehingga terjadi hujan yang lebat pohon kelapa sawit tidak bisa menyerap air dan membuat air itu mengapung dan menyebabkan banjir.

Sempena Hari Gerakan Satu Juta Pohon pada tanggal 10 Januari kemarin, Ketua Rimba Satwa Foundation Zulhusni Syukri menyampaikan pesannya untuk perusahaan dan juga masyarakat dalam upaya memelihara lingkungan dan pohon.

“Dengan sadar kita sudah merasakan dampak dari hilangnya hutan yang beralih fungsi menjadi objek untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa ada pertimbangan-pertimbangan yang mendalam. Kita khawatir dengan generasi penerus, mereka tidak akan mengenal lagi dengan flora dan fauna yang telah punah sebelum mereka ada. Kami menghimbau Terutama kepada perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di perkebunan kelapa sawit yang ada di Riau untuk menyisakan kawasannya untuk konservasi sumber daya alam, bukan hanya semata-mata membuat kehancuran,”jelasnya kepada media ini Senin (11/1/21).

Diharapkan pihak perusahaan yang ada di Riau saat ini, bisa tetap menjaga lingkungan hijau, dan juga memelihara alam untuk generasi masa hadapan. Karena dengan menjaga lingkungan tetap hijau, pihak perusahaan telah ikut menjaga kelestarian alam, baik flora maupun fauna.(BN)

Baca Juga :   Alhamdulillah Balita PDP Sungai Pakning Dinyatakan Sehat Negatif Covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed