oleh

Peringati Hari Agraria

ROHIL,Mandiripos.com- Pemerintah daerah Kabupaten Rohil bersama Badan Pertanahan Nasional Rohil memperingati hari Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018, dan Bupati Rohil H Suyatno bertindak sebagai pembina upacara, Senin (24/9/2018), di kantor BPKAD Rohil, Bagansiapiapi.

Peringatan yang mengambil tema: Peringatan hari Agraria, Tanah dan Ruang untuk Keadilan dan Kemakmuran.

Pada kesempatan itu hadir Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko, Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Didik Efendi, Sekdakab Surya Arfan, dan jajaran Forkopimda. Para pegawai lingkup dinas Rohil serta pegawai kantor BPN Rohil.

Selanjutnya dilakukan penyerahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya yang diberikan kepada salah satu pegawai dengan masa bakti 10 tahun, penghargaan tersebut sebelumnya langsung ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Amanat Menteri Agraria dan Tata Ruang yang dibacakan Bupati Rohil memgatakan bahwa dengan momen tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif ikut dalam menyukseskan program terkait dengan tata ruang.

“Sukseskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dimana jumlah bidang tanah yang diteragetkan mencapai 126 juta bidang dan diharapkan tercapai pada 2025 seluruh bidang tanah telah terdata,” katanya.

Pendataan terhadap seluruh bidang tanah terus dengan berbagai upaya percepatan, langkah itu didukung optimalisasi pengunaan teknologi terkini sesuai dengan yang ada di kementerian. Disamping itu penting pembangunan infrastruktur guna mendukung produktifitas yang berdaya saing nasional.

“Dukungan pemerintah propinsi, kabupaten/kota sangat menentukan suksesnya kegiatan tersebut,” baca bupati.

Pada kesempatan itu bupati Rohil H Suyatno secara terang-terangan memberikan pujian kepada Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko yang dinilai berprestasi dan memiliki komunikasi yang baik dengan pemkab.

“Atas nama pemkab mengucapkan terimakasih pak Rocky dan jajaran yang telah membuat terobosan, beliau kemarin sekain hari di Bagan Sinembah untuk melakukan pendataan tanah, itu baik perorangan maupun perusahaan. Semua berjalan dengan lancar, aman tertib dan terdata. Sehingga tanah yang ada bisa diketahui siapa pemiliknya, tak ada lagi data dobel atau tumpang tindih,” katanya.

Ia mengharapkan apa yang telah dicapai di salah satu kepenghuluan di Kecamatan Bagan Sinembah itu dapat terus ditingkatkan dan diperluas ke daerah lain sehingga seluruh kecamatan atau wilayah Rohil terdata areal tanah/bidang yang ada.

Sementara itu, Kepala BPN Rocky Soenoko mengatakan, pada momen ke 58 tahun hari jadi agraria dan tata ruang naional, telah memasuki tahun ke dua kegiatan pendaftaran tanah Sistematis lengkap.

“Target untuk Kabupaten Rohil ada sebanyak 16.000 bidang dan sampai sejauh ini baru kurang lebih 10.166 bidang tanah yang terukur dengan sisa waktu satu bulan,”katanya.

Berarti lanjutnya, masih ada 6.000 bidang tanah lagi yang belum terukur dan sejauh ini pihaknya tetap berjuang keras meski dengan terbatasnya petugas ukur yang hanya ada sembilan orang untuk melayani puluhan kepenghuluan maupun kelurahan.

“Namun karena ini merupakan program strategis yang wajib dilaksnakan, kegiatan ini dalah dalam mengukur seluruh bidang-bidang tanah masyarakat mau di sertifikatkan atau tidak wajib untuk di ukur karena ini gratis,”jelasnya.

Ia juga mengatakan, dengan sisa waktu satu bulan tentu tidak akan bisa menyelesaikan pengukuran 6.000 bidang tanah , namun pihaknya akan terus bekerja keras baik siang malam dalam mengejar pengukuran bidang tanah tersebut

Rocky juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak hanya mengajukan berkas namun juga agar memasang tanda batas dengan pendampingan pihak kelurahan maupun kepenghuluan untuk menunjukkan batas tanah.(way)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed