oleh

Perang Air; membawa berkah bagi pengojek becak Honda

SELATPANJANG.MANDIRIPOS.COM-Kemeriahan Imlek di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti membawa berkah bagi abang-abang becak motor (Betor). Pasalnya Imlek dihiasi dengan tradisi ‘perang air’ Cian Cui yang membetot perhatian para wisatawan baik nasional maupun internasional.


Pusat Kegiatan ‘Perang Air’, di kota berjuluk sagu tersebut, berlangsung di Jalan protokoler, yakni Jalan Kartini, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro. Semua pihak ikut ambil bagian, baik pemerintah daerah, restoran tukang becak motor dan pihak hotel.

Tercatat sekitar 20 ribu Wisatawan dari Mancanegara serta di luar Kota Tanah Jantan telah datang berkunjung ke Kabupaten batu di Provinsi Riau itu dalam sepekan terakhir. Warga Tionghoa juga terlihat ramai memadati jalan-jalan di Selatpanjang saat perayaan Imlek berlangsung.

Perang air atau dalam bahasa mandarinnya cian cui ini, sangat meriah dan pantas untuk diacungi jempol. Pasalnya kegiatan wisata salah satunya di Risu hanya ada di Kabupaten Meranti.


Dalam helat tersebut, prosesi tembak menembak berlangsung dengan mengunakan air bersih, dengan mengunakan becak motor mengelilingi jalan protokol yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi.

Semua pihak, baik PSMTI, tokoh masyarakat, Kepolisian dan Masyarakat sangat menikmati prosesi wisata ini. 

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, mayoritas masyarakat di Kota itu warga Tionghoa dan rata-rata keluarga besar mereka yang di kota atau negara lain kini pulang kampung untuk menyaksikan Iven budaya selama enam hari yang berjalan dengan baik serta lancar. (ari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed