oleh

KT Basira Minta Kadishub Rohil Mundur Dari Jabatanya Dianggap Tidak Mampu Tertibkan Truk ODOL yang Melintas Di Jalan Basira

BASIRA-Karang Taruna Kecamatan Bagan Sinembah Raya dengan tegas minta Dinas Perhubungan mundur dari jabatanya karena dianggap tidak mampu menyelesaikan persoalan Jalan Lintas Kecamatan Basira bahkan terkesan tutup mata ada pembiaran agar aset pemerinta yang dibangun mengunakan uang rakyat (APBD) Kabupaten Rokan Hilir hancur lebur.Minggu (10/01).

“Kadishub kalau tidak mampu bekerja silakan mundur saja, masa persoalan jalan saja tidak mampu diselesaikan padahal sudah jelas jalan lintas Basira kelas III (tiga) dan sudah dipasang rambu rambu jalan kenapa volume kendaraan Odol semangkin bertambah dan jalan semangkin rusak,”Ucap, Andri Ketua Karang Taruna Kecamatan Basira.

Disampaikan Andri jelas dengan semangkin mengulur-ulur waktu dan terkesan tutup mata ini dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Kalau kita amati dan kita duga Dinas Perhubungan tidak punya nyali atau karena sebuah kepentingan jadi mereka tutup mata dan membiarkan masyarakat yang jadi korban,”Selidiknya.

Dan yang menjadi pertanyaan besar kami sangat heran kenapa kita mendapat Informasi kalau Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir,Hadiyono,SH turun terkesan diam-diam saja seharusnya setelah pemasangan Plank rambu-rambu jalan segera dilakukan sosialisasi antara perusahaan,pemilik angkutan bersama dengan pihak penegak hukum.

“Yang kami harapkan kepada Dishub bukan turun diam-diam foto-foto hanya laporan tetapi sosialisasi dan penerapan peraturan yang berlaku bukan pembiaran Hingah akhirnya seluruh jalan di kecamatan Basira rusak semua,”Ujarnya.

Seharusnya Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir siuman dari tidurnya plank rambu-rambu jalan tersebut dipasang mengunakan uang rakyat (APBD) bukan uang pribadi kadishub jadi fungsikanlah sesuai fungsinya jangan hanya menjadi pajangan saja.

“Ingat pak kadishub rambu-rambu itu dipasang mengunakan uang rakyat bukan hanya dibuat untuk objek Selfi saja, dan apa bukan suatu penghinaan untuk marwa Kabupaten begitu Plank didirikan semangkin Truk Odol perusahaan yang selama ini tidak melintas menjadi melintas di jalan tersebut,”Tegas Andri.

Baca Juga :   KT Basira Peringati HUT KT yang 60 dengan Bagikan Sembako Kepada Dhuwafa dan Anak Yatim

Harapan masyarakat tidak muluk-muluk dan masih dalam batas wewenang pak Kadis sosialisasikan bersama pihak-pihak yang berwenang dan pastikan klarifikasi Truk yang dapat melintas serta tindak perusahaan yang tetap membandel.

“Masyarakat hanya meminta fungsikan rambu rambu jalan sesuai peraturanya dan silakan truk melintas tetapi sesuai dengan kelas jalanya bukan tutup mata saja,”Pungkasnya (Tim IWO Rohil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed