oleh

Kota Industri Kembali Dilanda Banjir Ratusan Rumah Terendam

SIAK,Mandiripos.com-Tingginya curah hujan dalam sepekan, akhir akhir ini di wilayah Kecamatan Tualang, membuat  air Sungai Siak meluap.

 

Akibatnya puluhan rumah di Tiga Kampung yaitu Kampung Tualang, Pinang Sebatang dan Kelurahan Perawang kembali terendam banjir. Sebanyak 115  pemukiman warga di tiga kampung Kecamatan Tualang selama dua hari terendam banjir dengan kedalaman berbeda.

 

Diduga salah satu penyebab nya terjadi banjir lantaran sungai Siak maupun anak sungai  belum maksimalnya dilakukan normalisasi yang dikerjakan di sepanjang anak Sungai Perawang sehingga terjadi pendangkalan,

 

Banjir yang melanda tiga kampung yakni Kampung Tualang, Pinang Sebatang dan Kelurahan Perawang tahun 2017 untuk ke Tiga kalinya.

” Tingginya curah hujan ditambah air pasang menyebabkan sungai tidak bisa menampung,hingga menyebabkan air sungai meluap ke darat merendamkan pemukiman masyarakat,” ujar Sekrektaris Camat (Sekcam) Riko Riyanto  di sela-sela meninjauan banjir, (Kamis (9/11/2017).

 

Sekcam didampingi kepala UPTD PU Tualang Dodi, Lurah Perawang Yudha Rajasa, Penghulu Tualang Juprianto dan Penghulu Pinang Sebatang Bambang Saputra meninjau kondisi anak Sungai Perawang yang berada di Bunut dan jembatan Zaitun.

 

Menurutnya, bahwa untuk mengatasi banjir yang melanda pemukiman masyarakat,anak Sungai Perawang harus dilakukan normalisasi kembali karena masih ada pendangkalan,karena normalisasi sungai berapa waktu lalu belum optimal dilaksanakan.

 

Dirinya juga berharap agar pihak perusahaan IKPP membantu normalisasi Sungai Perawang.”Karena adanya pendangkalan sungai, maka normalisasi sungai harus dilakukan guna mengatasi banjir,”ungkapnya.

Banjir di pemukiman warga di Kampung Tualang yang terbanyak sekitar 80 rumah yang terendam, Pinang Sebatang 25 rumah dan Kelurahan Perawang sekitar 20 rumah.

 

Sementara itu, Penghulu Pinang Sebatang Bambang Saputra SH mengatakan Banjir yang terjadi mulai semalam dikarenakan curah hujan tinggi dan normalisasi anak sungai Perawang belum optimal dilakukan,” untuk saat ini data yang diperoleh dari RT setempat seperti kampung dalam maupun pelabuhan  sekitar 25 rumah yang terendam banjir.Kita terus melakukan pemantauan,”tuturnya. (Jabrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed