oleh

Ini Tanggapan LAM Koto Gasib,Hampir 20 Tahun Diharapkan, PT KTU Astra Agro Lestari Group Lalaikan Hak Masyarakat Kotogasib

KOTO GASIB,Mandiripos.com- Kehadiran perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Kimia Tirta Utama (KTU) Astra Agro Lestari Hirup di Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak puluhan tahun silam. Tentu banyak harapan-harapan masyarakat, tertumpah kepada perusahaan tersebut melalui program-program Corporate Social Responsibility (CSR), diantaranya pembangunan jalan-jalan yang layak.

Namun hingga saat ini diperkirakan 20 tahun sudah, harapan-harapan masyarakat salah satunya pengaspalan jalan tidak kunjung dirasakan masyarakat. Hal ini tentunya, menjadi perhatian. Seperti yang diungkapkan, Senin (13/10/19), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kecamatan Kotogasib Syafrizal .

Ia mengungkapkan bahwa, harapan masyarakat agar jalan lintas penghubung antar desa yang ada di sekitar wilayah perusahaan dapat dilakukan pengaspalan, karena sejak berdiri perusahaan hingga saat ini belum dilakukan pengaspalan. Dan masyarakat harus bertahan dengan debu-debu jalan yang terbuat dari base (Sirtu,red).

“Kita minta melalui program-program CSR perusahaan, agar dapat melakukan pengaspalan di jalan yang menghubungkan antar desa tersebut. Karna jalan-jalan itu merupakan tanggungjawab perusahaan,” ujar Ketua LAM Riau Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa, saat ini banyak anak-anak beberpara desa yang terhubung jalan akses keluar masuk dengan mobil-mobil Fuso tangki perusahaan, harus menahan debu-debu.

“Ya, program CSR itu yang bermanfaat bagi masyarakat banyak lah. Contohnya jalan, jalan ini merupakan jalan akses ke beberapa kampung diantaranya Kampung Buatan I, Buatan II, dan Teluk Rimba. Masyarakat banyak yang melintasi jalan tersebut, dan itu adalah satu-satunya jalan akses keluar masuk,” terang Syafrizal.

Syafrizal juga mengatakan, “Saat ini, memang perusahaan PT KTU telah melakukan penyiraman di jalan-jalan base tersebut, tetapi kalau disiram bertahan berapa lama lah,” ujarnya.(rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed