Kayu Akasia Dipanen Koperasi Tama Tanpa Ijin Pemilik SHM, Dan Disinyalir PT. AA Penadah


Kabupaten Siak,Terkait pemanenan Kayu Akasia oleh Koperasi Tama yang mendapat kuasa dari Pengusha Esa tanpa kuasa panen dari masyarakat, merupakan milik Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang sebagai penerima kuasa sah yang diberikan masyarakat pemilik SHM di lahan Tora lokasi Pebadaran.

Dari hasil investigasi team LSM Forkorindo Kabupaten Siak, dikatakan Syahnurdin, bahwa Kayu Akasia yang dipanen oleh Koperasi Tama tersebut dikumpulkan pada lokasi Resort Pusako Area PT. Arara Abadi, kuat dugaan Kayu Akasia tersebut dijual kepada PT. Arara Abadi.

Selain itu, menurut informasi yang berkembang, bahwa pihak BPHP Provinsi Riau juga terlibat memberikan Rekomendasi sepihak dengan mengesampingkan terkait dokumen kuasa pemilik lahan.

“Menurut informasi yang didapat, bahwa Koperasi Tama sudah terikat atas dana penjarangan diduga sekitar 1,3 M yang diprogramkan PT. Arara Abadi melalui Humasnya ke Pemerintah Kampung atas lahan Tora milik masyarakat tersebut, serta diduga pihak BPHP ikut memberikan Rekomendasi secara sepihak” ucap Syahnurdin kepada awak media ini (13/11/2023)

Pemilik lahan Tora di Kampung Pebadaran yang notabene adalah didominasi warga Bunsur, Teluk Masjid, Lalang serta Kampung lainnya.

“Atas laporan pihak Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang kepada LSM Forkorindo Kabupaten Siak, dikatakan, bahwa sampai hari ini Koperasi Tama tetap melakukan Pemanenan walaupun sudah dilarang. Bahkan Koperasi Tama tidak peduli sama sekali walapun tidak memegang kuasa panen dari masyarakat ,” sambung Syahnurdin yang akrab disapa Udin

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, bahwa diduga Pengusaha Surya Esa Putra alias Esa telah salah gunakan kuasa, melalui Koperasi Tuah Abadi Makmur (Koperasi Tama) melakukan kegiatan pemanenan Kayu Akasia di lahan Tora milik Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang yang telah menerima Kuasa panen yang sah dari masyarakat pemilik Sertifikat Hak Milik (SHM) lahan Tora, Minggu (12/11/2023).

Baca Juga :   Hadir pada acara Duduk Baselo di Kampung Sungai Berbari, Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi.

Berdasarkan hasil investigasi LSM Forkorindo Kabupaten Siak Syahnurdin di lapangan, mengatakan, kepada awak media ini, bahwa Koperasi Tuah Abadi Makmur (Koperasi Tama) telah diberi kuasa oleh seseorang yang mengaku sebagai pengusaha bernama Surya Esa Putra yang hanya memiliki kuasa pengelolaan lahan Tora pasca panen untuk menanam Porang, sedangkan untuk pemanenan dan penumbangan Kayu Akasia di lahan tersebut yang mendapat kuasa dari masyarakat pemilik lahan Tora adalah Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang yang di Ketuai Daroni

“Berdasarkan hasil investigasi di lapangan dan bisa dipertanggungjawabkan, bahwa sesungguhnya yang mendapatkan hak kuasa yang legal secara sah dan berkekuatan hukum, untuk kegiatan pemanfaatan pemanenan Kayu Akasia di lahan Tora Kampung Pebadaran adalah Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang dengan dibuktikan adanya surat kuasa dari masyarakat pemilik SHM (Sertifikat Hak Milik) lahan Tora tersebut,” tegas Syahnurdin.

Oleh karena itu, dasar pemanenan dan penumbangan Kayu Akasia saat ini yang dilakukan Koperasi Tuah Abadi Makmur atas perintah kuasa oleh seseorang yang mengaku Kontraktor atau Pengusaha bernama Surya Esa Putra, hal itu merupakan tindakan Ilegal dan melawan hukum, Diduga untuk meraup keuntungan pribadinya. Pengusaha Esa tidak pedulikan pemilik lahan pemegang SHM dan Koperasi yang telah mendapatkan kuasa panen, sehingga melakukan Penyalahgunaan kuasa dari masyarakat pemilik SHM lahan Tora tersebut,” sambung Syahnurdin

Kata Syahnurdin lagi, “Atas dasar penyalahgunaan kuasa oleh saudara Surya Esa Putra tersebut dan telah memberikan kuasa lagi kepada Koperasi Tama, sehingga Koperasi Tama melakukan pemanenan Kayu Akasia, maka tindakan tersebut telah merugikan Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang karena habis Kayu Akasianya ditumbangi dan dipanen, maka dari itu, kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat bersama Koperasi yang telah dirugikan akan melaporkan masalah ini ke Polda Riau,” ucap Syahnurdin.

Baca Juga :   Plt Bupati Siak Alfedri Melepas Atlit Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) sebanyak 519 Orang

Untuk diketahui, bahwa Persil lahan Tora di Kampung Pebadaran rata-rata pemilik SHM-nya adalah masyarakat dari Bunsur, Lalang dan Kampung lainnya, oleh karena itu, para pemilik lahan telah memberikan kuasa panen Kayu Akasia di lahan mereka kepada Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang.

Jadi apapun kegiatan yang akan dilakukan pada lahan tersebut tentu harus seijin Koperasi yang menerima kuasa yang sah saat ini.

Sementara itu, menurut keterangan dari sumber masyarakat pemilik SHM di lahan Tora yang Kayu Akasianya telah dipanen Kontraktor Surya Esa Putra melalui Koperasi Tama, menyebutkan, bahwa benar saudara Esa itu hanya diberi kuasa untuk pemanfaatan lahan Tora pasca panen dengan menanam porang saja. Bukan kuasa untuk memanen atau menumbangi Kayu Akasia dan mereka pemilik SHM merasa telah ditipu oleh Pengusaha tersebut, karena telah melakukan pemanenan di lahan mereka saat ini.

“Sebenarnya untuk kuasa pemanenan Kayu Akasia di lahan Tora milik Kami telah diberikan kepada Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang yang diketuai Daroni, jadi kuasa yang kami berikan kepada Kontraktor Esa itu adalah hanya untuk pemanfaatan lahan setelah panen dengan penanaman porang, itu saja, bukan kuasa panen. Kami merasa tertipu,” ucap sumber masyarakat Bunsur pemilik SHM lahan Tora yang lahannya berada di Kampung Pebadaran.

Kemudian awak media mencoba menghubungi yang bersangkutan minta konfirmasi, namun sampai berita ini terbit belum dapat dihubungi. (Tim aliansi media cetak & online berkarya)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *