Bupati Siak Alfedri Ketua Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Siak Membuka Kegiatan Kursus Instruktur Muda (KIM)

Diposting pada 60 Pembaca

SIAK-Bupati Siak Alfedri selaku Ketua Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Siak, membuka secara langsung kegiatan Kursus Instruktur Muda (KIM), di Aula Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 12, di Kampung Lubuk Jering, Kecamatan Sei Mandau, Senin (1/11/2021).

Dalam kesempatan ini, Alfedri mengatakan, bahwa kegiatan ini mengacu pada surat Keputusan Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Siak nomor 200 tahun 2011, tentang Keplatihan Gerakan Pramuka.

“Dengan adanya kegiatan KIM ini, peserta yang berasal dari santri dari tingkat penegak dan pandega yang mengikuti kegiatan tersebut, dapat memiliki keterampilan di bidang kepramukaan, dapat berkomunikasi dengan baik serta menjadi pemimpin yang amanah dengan di bekali ilmu agama melalui pondok modern Darussalam gontor 12, dan bisa membantu untuk membina adik-adik ditingkat Penggalang dan Siaga”, harap Alfedri.

Alfedri juga mengingatkan, agar selama pelaksanaan kegiatan KIM, tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak, maupun didalam lingkungan Pondok Pesantren, maka selama pelaksanaan kegiatan KIM ini harus tetap menjalankan protokol kesehatan”, pinta Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Siak tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Modren Darussalam Gontor Kampus 12 Himmah Azhar Latif mengatakan bahwa pesantren Gontor se-Indonesia mewajibkan santrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan secara rutin.

“Karena melalui pembinaan dari kepramukaan dapat membentuk karakter anak, menjadi pemimpin yang dapat berkomunikasi dengan baik”, ucap Himmah.

Selain itu, Himmah juga bersyukur karena Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Siak selalu mensuport kegiatan di Pondok Pesantren Modren Darussalam Gontor Kampus 12, terutama di bidang Kepramukaan.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Siak Nurman mengatakan bahwa Kursus Instruktur Muda (KIM) merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mereka yang masih peserta didik, yaitu Penegak dan Pandega yang berusia sekitar 19 – 26 tahun.

“Nantinya mereka akan diberikan ilmu cara kepemimpinan, cara ngelola gugus depan, cara mengelola administrasi”, jelas Nurman.

Kegiatan KIM tersebut diikuti sebanyak 60 peserta dan dilaksanakan selama 4 hari, di Pondok Pesantren Modren Darussalam Gontor Kampus 12.(info)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.