LKPK Rohil Minta Sekolah Transparan Soal Anggaran Dana BOS

Diposting pada 377 Pembaca

BAGANBATU-Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Kabupaten Rokan Hilir meminta Sekolah harus transparan dalam mengelolah anggaran dana BOS dan Komite Sekolah juga harus lebih ketat dalam pengawasan.Selasa(17/9)

Perihal tersebut disebabkan banyaknya pengaduan dari orang tua Siswa baik mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai tingkat Sekolah Menengah Atas yang mengatakan selalu ada kutipan disekolah jelas hal tersebut sangat memberatkan orang tua siswa apalagi yang memiliki ekonomi cukup rendah.

“Katanya ada dana bos tapi kok masih ada kutipan terus, ini bagaimana sebenarnya? kami sebagai orang tua tentunya merasa kecewa, masak sedikit-sedikit kutipan, apalagi sekarang ini kan ekonomi sedang sulit pasti semakin beratlah beban yang kami tanggung, “keluh Parli salah seorang wali murid kepada media ini, Rabu 17/9/2017 di Bagan Batu.

Padahal lanjut Parli, ia dan orang tua siswa lainnya sengaja menyekolahkan anaknya di Sekolah Negeri karena SPP gratis, “karena di sekolah negeri bebas pungutan macam-macam makanya saya masukkan anak ke negeri, “ujarnya.

Menanggapi keprihatinan orang tua murid tersebut di atas, Ketua Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Rohil, Sunariyo mengatakan bahwa dirinya sudah menerjunkan Tim Satuan tugas untuk melakukan Investigasi sesuai dengan Tugas Pokok Fungsinya lembaga ke sekolah sekolah untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

“Kita sudah turunkan tim satgas melakukan investigasi untuk mengecek kebenaran laporan tersebut dan faktanya sesuai hasil investigasi dugaan pungli itu memang terjadi dan bahkan sudah terstruktur dengan sistem musyawarah komite,” Katanya.

Dalam hal ini Sunariyo menyampaikan kegiatan Investigasi ini sebagai bentuk kepedulian akan pencegahan tindakan penyimpangan yang di lakukan pihak pihak sekolah.

“Sebagai Control akan kebijakan kebijakan sekolah yang mengunakan dana Anggaran dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah bukan untuk merusak sistem pendidikan tetapi untuk perbaikan yang nyata,” Ujar Sunariyo.

Sunariyo juga berpesan “kepada seluruh orang tua siswa bahwa pemgawasan yang dilakukan Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Rohil saat ini bukan Intervesnsi terhadap dunia Pendidikan tetapi bentuk kepedulian akan semangkin merosotnya Pengawasan terhadap sekolah dengan dibuktikan banyaknya Komite sekolah bukan berpihak kepada Siswa tetapi lebih banyak mengeluarkan kebijakan yang terkesan menguntungkan sekolah,” bebernya.

Dengan ini sebagai Pimpinan Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Rohil dirinya menyampaikan,”Lembaga ini terlahir bukan untuk mencari kesalahan melainkan sebagai sosial control terhadap keluhan masyarakat yang hak-haknya dirampas melalui persekongkolan jahat dari oknum birokrat yang banyak terjadi saat ini,”pungkas Sunariyo.(Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.