Diduga Membandel, Lagi Warga KUD Stop Truk CPO PT GMS


 

DURI – Warga KUD RT 02 RW 07 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau kembali stop beberapa unit truk tronton pengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit hasil produksi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Gora Mandau Sawit (GMS), pada Senin (16/1) kemarin.

 

“Warga stop tiga unit truk yang bermuatan CPO milik PT Gora, sehingga truk-truk tidak bisa melintas di Jalan KUD. Benar, kami warta KUD sekitar pukul 09.00 WIb stop lagi truk tronton yang mengangkut CPO PKS PT Gora,” kata warga, Hercules lewat pesan singkat WhatsApp kepada wartawan.

 

Dijelaskan Hercules, sebelum aksi penyetopan operasional PT Gora dilakukan warga KUD. Manajemen perusahaan tersebut sudah disurati. Di mana isi surat tentang pemberitahuan agar truk tronton bermuatan lebih dari 10 ton tidak boleh melintas di Jalan KUD.

 

Tapi surat pemberitahuan dari warga tak dipedulikan manajemen PKS PT Gora. Itu sebabnya, warga melakukan aksi penyetopan truk-truk CPO milik PT Gora.

 

“Jalan KUD baru dibangun Pemda Kabupaten Bengkalis. Jika truk-truk bermuatan melebihi tonase daya dukung jalan melintas khawatir jalan cepat rusak,” tegasnya.

 

Menurut Hercules, masyarakat KUD saat ini tengah memasang portal. Adanya portal jalan mudah-mudahan dapat mengantisipasi jalan tidak cepat rusak, tahan dan awet.

 

Untuk itu kepada manajemen PKS PT Gora hargai masyarakat. Jangan pancing masyarakat untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, imbaunya.

 

Perseteruan antara masyarakat dengan PKS PT GMS terbilang sudah berlarut-larut. Pemerintah dan dinas terkait tidak terlalu ambil pusing dengan perseteruan tersebut.

 

Lantaran lambannya pemerintah melalui dinas terkait menimbulkan spekulasi dan ragam pertanyaan, seperti manajemen PKS PT Gora bandel bisa jadi ada oknum-oknum penguasa atau kerabat penguasa bermain api dalam lingkaran bisnis haram perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga  Sekertaris DPC Forkorindo OKU Timur Angkat Bicara Tentang Penggunaan Dana Desa

 

Masih jelas dalam ingatan, PT SIPP yang berada di kawasan Jalan Rangau kilometer 6 Kelurahan Pematang Pudu saat ini tutup dan manajernya perusahaan saat ini mendekam dalam jeruji besi disebabkan manajemen PT SIPP dulu tak mau berbagi hasil dengan para oknum-oknum penguasa yang mau bermain-main dengan bisnis perkebunan kelapa sawit.

Ayo Berikan Rating Terbaik pada tulisan ini 🙂



Eksplorasi konten lain dari Berita Informasi Terupdate, Teraktual dan Terkini Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Berita Informasi Terupdate, Teraktual dan Terkini Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca