DomaiNesia
DomaiNesia

Alahmak…Vaksinasi Massal Serentak di Duri, Diduga Abaikan Prokes

  • Bagikan

DURI – Alih-alih menghindari Protokol Kesehatan (Prokes), namun apa yang terjadi jauh dari apa yang diharapkan. Tetapi, itulah kiranya kalimat yang tepat menggambarkan kegiatan pelaksanaan vaksinasi massal Corona Virus Disease – 2019 (Covid – 19) yang dilaksanakan serentak di Kabupaten Bengkalis, Sabtu pagi (26/6).

Untuk di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Bathin Betuah Kompleks Kantor Camat Mandau, terlihat tumpukan massa yang antri sejak subuh tampak tak terkendali hingga diduga mengabaikan Protokol kesehatan (Prokes) dengan menjaga jarak sebagaimana mestinya. Tentunya hal ini sangat disayangkan sekali.


Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Massa yang hadir di halaman Gedung Bathin Betuah tersebut kebanyakan berasal dari masyarakat yang dikordinir oleh Ketua Rukun Tetangga (RT) di sejumlah Kelurahan yang ada di Kecamatan Mandau.

Terdengar suara-suara warga yang hadir mengungkapkan kekecewaan dengan sistim antrean yang tidak sesuai harapan.

“Dari pagi betul saya ngantri, tapi belum juga dapat nomor. Padahal sebelumnya sudah mengirimkan daftar nama masyarakat yang ingin ikut vaksin,”ujar salah seorang Ketua RT.

Hal senada juga dikeluhkan salah seorang Ketua RT di Duri Timur, Hasrizal. Menurutnya, penumpukan massa didepan pintu masuk gedung Bathin Betuah membuat dirinya menunda niat vaksin dengan kekhawatiran akan terjadinya kluster baru.

“Lebih baik tidak ikut vaksin dari pada terjadi kluster baru orang yang mau divaksin. Mudah mudahan Pemerintah daerah bisa mencari jalan keluarnya,”katanya.

Meski belum diketahui Panitia pelaksana vaksin, namun pemandangan luar biasa penampakan tumpukan masyarakat tidak dapat diterima akal sehat. Hal ini dikarenakan sebelum pelaksanaan vaksinasi massal, gabungan Tim Covid – 19 di Kabupaten Bengkalis selalu rutin selama belasan hari melakukan penegakan Prokes ke masyarakat umum tanpa mengenal waktu, pagi hingga malam hari. Salah satu himbauan tersebut yaitu dengan menjaga jarak, satu dengan lainnya agar terhindar dari penularan Virus asal Wuhan tersebut.

Bukan itu saja, salah satu video yang diambil oleh warga, salah satu oknum tenaga medis melarang orang-orang mengambil foto atau video.

“Jangan di foto,”begitu suara oknum tenaga medis yang sedang membawa salah satu pasien tersebut.

Menanggapi terkait Vaksinasi Massal di Kompleks Perkantoran Camat Mandau tersebut, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan yang dihubungi via WhatsApp memberikan tanggapannya. Dirinya sudah sudah mengantisipasi hal tersebut akan terjadi.

“Betul bang rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara dan program nasional presiden. Antusias dari masyarakat yang mulai membaik diluar dari prediksi kami sudah antisipasi. Dan kami sudah bagi vaksinasi di setiap faskes dan ada dua tempat yang kita antisipasi, maka kami tempatkan di kantor Camat Mandau dan di Bengkalis di GOR”jelas Kapolres Bengkalis.(BN)



banner
  • Bagikan
DomaiNesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//oackoubs.com/4/3802902