DomaiNesia
DomaiNesia

LAMR Kecamatan Bukit Batu Lakukan Pembekalan Tentang Marwah Adat Istiadat Melayu

  • Bagikan

BUKIT BATU – MANDIRI POS, LAMR Kecamatan Bukit Batu melakukan pembekalan tentang Marwah Adat Istiadat Melayu kepada calon perangkat desa yang akan direkrut oleh Desa Pakning Asal, yang dilaksanakan pada Senin 2 Maret 2021, dikantor Desa pakning Asal Kecamatan Bukit Batu.

Adapun pembekalan tersebut dilakukan oleh Datuk Rusdi Ispandi atau yang sering disapa Is Dekam bersama dengan para pengurus LAMR lainya, Datok Sukardi (ahli pantun), Datuk Amran Ketua LAMR Desa Pakning Asal, Datuk Ali Baba penyanyi legendaris Tahun 70an yang ada di Kecamatan Bukit Batu.


Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Adapun pembekalan tersebut bertujuan agar calon peserta perangkat desa tersebut mengerti dan memahami Marwah Adat Istiadat Melayu yang mana “Filosofi Melayu itu adat bersendi kan syarak, syarak bersendi kan kitabullah. ”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Datok Rusdi Ispandi kepada awak media pada Selasa 3 Maret 2021 melalui pesan WhatSapp.

“Kita lakukan pembekalan ini, agar anak Melayu yang ikut dalam rekrutan itu nanti paham akan Marwah Adat Istiadat Melayu.”

Hal tersebut harus dan tidak boleh tidak harus diikuti oleh masyarakat melayu yang berada di Kecamatan Bukit batu. Adat resam ini harus dibekali oleh generasi ke generasi akan datang, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, Esa hilang dua terbilang patah tumbuh hilang berganti tak melayu hilang dibumi, tambah Datok Ispandi.

Salah satu peserta pembekalan Arif Fadillah atau sering dipanggil Aris, sangat berterima kasih kepada LAMR Kecamatan Bukit Batu atas pembekalan dan buku pedoman Marwah Adat Istiadat Melayu yang telah diberikan kepadanya, kerena dengan diberikan pembekalan tersebut, maka akan menambah pengetahuan kami generasi muda melayu tentang Filosofi Melayu.

“Pembekalan dari LAMR dalam penerimaan calon perangkat desa yang dilaksanakan di Aula Desa Pakning Asal ini sangat memberikan suatu pembelajaran terutama bagi peserta yang ikut dalam pembekalan tersebut,” Ujar Aris.

Ditambahkannya lagi, pembekalan ini agar generasi penerus mengerti dan dapat menjaga serta melestarikan budaya melayu yang bersandingkan agama islam, dan di dalam bimbingan tersebut kami juga mendapat sebuah pembelajaran yang sangat berharga dan lebih mendalami Budaya Melayu agar diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dalam membentuk karakter melayu yang bermarwah.

Atas apa yang dilakukan Desa Pakning Asal dalam memberikan wawasan tentang Marwah Adat Istiadat Melayu yang di wakil kepada LAMR Kecamatan Bukit Batu tersebut, Kepala Desa Pakning Asal Jaswir mengatakan bahwa,
“Ini salah satu persyaratan atau sistim seleksi yang kami buat, selain administrasi kami juga melakukan sistim seleksi yang umum yang bersifat kepedulian kepada masyarakat dan Adat Istiadat Melayu.”

Jadi siapapun yang terpilih atau yang lolos nantinya, baik itu Kasi maupun Pengurus BUMdes dan UEP, agar bisa melayani masyarakat dengan Budaya Melayu, yaitu “Ramah Sopan dan santun,” yang selalu mengutamakan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi, ujar Jaswir Kepala Desa Pakning Asal itu. (sir)



banner
  • Bagikan
DomaiNesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//chooxaur.com/4/3802902