Kemajuan Teknologi, Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Ciptakan Buku Berbicara untuk Disabilitas

BENGKALIS – MANDIRI POS,
Kemajuan teknologi dan ide ide atau Inovasi cemerlang sehingga mahasiswa Jurusan Teknik Informatika (TI) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) telah berhasil menciptakan Buku Berbicara untuk Disabilitas. Dan itu terbukti saat
Buku tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Polbeng Johny Custer.ST. MT bersama Kadis Perpustakaan Daerah Bengkalis Dr. H. Suwarto. S.Pd. M.Pd dan Genta sang pencipta buku bicara kepada Kepala Perpusnas Drs.Muhamad Syarif Bando. MM, berberapa hari yang lalu di Pekanbaru.

Direktur Polbeng Johny Custer mengatakan, buku ini dibuat bersama, buku ini dibuat berdasarkan saran dari Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Kabupaten Bengkalis, juga dibantu oleh Dosen Polbeng, dan Mahasiswa Teknik Informatika.

Rental Genset Pekanbaru

Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Johny menjelaskan bahwa buku ini tercipta berawal dari Mahasiswa Prodi D3 TI Genta Perdana Putra dan Indra Gunawan yang magang selama 2 bulan di Perpustakaan Daerah Bengkalis.

Jadi dengan pengawasan dan bimbingan yang dilakukan Kabid Ibu Hj. Yana Susilayani,SE.,M.E.Sy terhadap mahasiswa yang magang, maka terlihatlah talenta dan bakat mahasiswa tersebut, hingga mucullah ide dari Ibu Hj. Yana Susilayani untuk membuat buku, dimana buku tersebut bisa berbicara layaknya seseorang yang sedang bercerita.

Selanjutnya Johny mengatakan bahwa “buku berbicara” ini dapat bermanfaat kepada anak-anak juga penyandang disabilitas.

Jadi dengan terciptanya “Buku Berbicara” ini Johny Custer Direktur Polbeng berharap kepada para mahasiswa, termasuk kaum milenial lainnya, supaya bisa termotivasi untuk berkarya dan membuat suatu inovasi dalam perkembangan tekhnologi sekarang ini.

Sementara itu, Muhamad Syarif Bando selaku Kepala Perpusnas mengatakan, inovasi yang dilakukan Mahasiswa Polbeng ini, patut diapresiasi dengan tidak hanya menjadikan karya tersebut sebagai pameran di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Pekanbaru saja, yang akan dijadikan sebagai koleksi di Perpustakaan nasional, tetapi “Buku Berbicara” ini harus dimafaatkan secara maksimal. (sir)








Mitsubishi Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: