HIPEMATAN-P Dan HIPEMATAN-B Berdialog Dengan Para Pihak Terkait Dana Covid-19 Untuk ODP PMI, Belum Ada Kepastian Terkait Akan Hal Ini

BANTAN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung di dalam organisasi Kecamatan Bantan, baik mahasiswa yang berkuliah di Kabupaten Bengkalis maupun mahasiswa Bantan yang berkuliah di Pekanbaru melakukan audiensi. Kegiatan itu juga untuk mencari informasi terkait dana bantuan kepada masyarakat PMI (Pekerjaan Migran Indonesia) asal bengkalis yang di janjikan oleh Pemda Kabupaten Bengkalis melalui BPBD Kabupaten Bengkalis sebagai bentuk bantuan sosial kepada pahlawan devisa negera di Kabupaten Bengkalis yang hari ini terdampak di karenakan pandemi Covid-19.

Audiensi mahasiswa yang tergabung di dalam HIPEMATAN (Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Bantan) ini Langsung di sambut oleh pihak pemerintah daerah yaitu bapak pelaksana harian (PLH) Bupati Bengkalis H.Bustamy HY, Kalaksa BPBD Tajul Mudaris, serta dari Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Rental Genset Pekanbaru

Bantu Subscribe Channel Kami ya....

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang di tanyakan dari pihak pemerintah, terkait bantuan untuk masyarakat ODP yang berstatus PMI ini.

Yang di yaitu seputar anggaran 182 M, jumlah pasti yang merupakan dari data pemerintah melalui BPBD berapa jumlah kongkrit yang menjadi ODP (Orang Dalam Pengawasan). Kemudian yang mendapatkan bantuan

Bahkan di akhir pembahasan, salah seorang mahasiswa yang tergabung di dalam rombongan yaitu Odi Juhasniadi, kemudian juga ditambah lagi oleh Mansur Syah juga sama.

“Kami meminta sikap tegas serta kebijakan dalam waktu yang singkat agar segera dilakukan pencairan. Karena menurut kami, sudah terlalu lama masyarakat hari ini sangat susah dan tentu menunggu,”tegasnya Odi Juhasniadi kepada media ini Kamis (18/6/2020).

Kemudian Madnawi Ismail selaku Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantan-Bengkalis (Hipematan-B) mengatakan,

“Bahwasannya pemerintah belum bisa menetapkan tanggal berapa yang akan disalurkan kepada masyarakat ODP PMI, tetapi suara pemerintah berani menjanjikan sendiri dihadapan kami mahasiswa akan segera mengevakuasi masalah-masalah ini secepatnya akan disalurkan bantuan tersebut yang berhak mendapatkannya,”kata Madnawi.

Baca Juga :   Untuk 3 Bulan ke Depan: Kadis Dagperin H Indra Gunawan, “Jangan Panik, Stok Pangan Kita Aman”

Keterlambatan disini, kabarnya ada masalah dari pembuatan rekening Bank RiauKepri dan syarat-syarat kurang lengkap atau bermasalah 824 orang lebih, dan 3331 orang lebih yang sudah siap untuk mendapatkannya. Sehingga yang disini menunggu tak pasti sampai masyarakat marah.

Semoga bantuan ini segera disalurkan secepatnya sesuai perjanjian dihadapat seorang mahasiswa kata madnawi ismail. Disini dari Hipematan-B siap untuk mengawasi hasil kerja pemerintah saat ini yang belom tuntas menyalurkan bantuan dan mengoreksi dari hasil anggaran Covid-19.

Kemudian pada waktu bersamaan Siti Rahma Ketua Umum Hipematan-P (Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Bantan) mengatakan di audensi tidak menemukan titik temu.

“Dari beberapa pertanyaan yang kami lontarkan kepada pihak pemerintah dan BPBD, tidak bisa dijawab dengan tegas. Memasuki pertanyaan tentang dana dari provinsi dan sub pembagian dari jumlah anggaran covid tersebut, pihak pemerintah daerah dan BPBD dengan tiba-tiba menutup sesi tanya jawab. Ditambah lagi dari pihak pemerintah daerah tidak bisa memastikan waktu terealisasi dana tersebut dengan dalih masih ada 824 ODP yang belum melengkapi syarat untuk penerimaan bantuan tersebut yakni pembuatan buku tabungan dan pihak bank memiliki aturan sendiri untuk dalam proses pembuatan,”tegas Siti Rahma.








Mitsubishi Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: