oleh

Begini Cara DPRD Menyikapinya,Oknum Kades Bantuan Rumah Pada Orang Dekat

PEKANBARU,Mandiripos.com — Walau pelaksanaan program Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) telah berjalan dan dalam proses penyelesaian, namun pihak Komisi IV DPRD Riau meminta agar temuan-temuan yang didapati dimasukkan menjadi catatan untuk program yang sama di tahun berikutnya.

Ada pun temuan yang signifikan dalam program pembangunan RSLH menurut pihak Komisi IV adalah, adanya pendistribusian rumah yang tidak tepat sasaran. Sehingga orang yang menerima bukanlah orang yang layak mendapatkan bantuan.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Hardiyanto mengatakan, temuan dari pihaknya, adanya oknum kepala desa yang memasukkan orang terdekat dengan sengaja, padahal, yang bersangkutan tidak berhak menerima bantuan tersebut.

“Ada di beberapa titik yang kita temukan, beberapa oknum kepala desa yang sengaja mengusulkan orang terdekatnya, padahal komitmen kita, penerima harus orang yang betul-betul membutuhkan,” kata Hardiyanto kepada Tribun, Sabtu (25/11).

Walau persoalan itu sudah diklarifikasi dan diluruskan kembali, namun menurut politisi Gerindra ini, permasalahan tersebut harus menjadi catatan untuk program RSLH yang akan dilanjutkan dalam APBD 2018 mendatang.

“Ini harus menjadi catatan, dan diantisipasi, kalau tidak ini akan terulang kembali, dan kita jangan sampai kecolongan,” imbuhnya.

Selain itu, yang perlu menjadi catatan menurut Hardiyanto adalah, perlunya sosialisasi dan penekanan kepada masyarakat, bahwa program tersebut sama sekali tidak dipungut biaya.

“Berdasarkan pengalaman, ada juga pihak yang memanfaatkan situasi ini, karena itu, dinas terkait akan memasang pengumuman nantinya, di balai desa atau kelurahan, bahwa program ini gratis, dan tidak dipungut biaya serupiah pun,” tuturnya.

Pihak dinas terkait nantinya menurut Hardiyanto juga akan membuka call centre pengaduan, bagi masyarakat yang menemukan adanya penipuan, atau pun adanya indikasi nepotisme yang terjadi di lapangan.

“Sehingga masyarakat bisa dengan mudah menyampaikan pengaduan. Untuk keamanan, kita menjamin rahasia masyarakat yang memberikan informasi,” ulasnya. (Tribun Pekanbaru.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed