oleh

Anggota DPRD Siak Muhtarom,Peringatan hari santri di Ponpes Al-Mutaqin, Paket A Kecamatan Bungaraya berlangsung meriah

BUNGARAYA , Mandiripos.com – Peringatan hari santri di Ponpes Al-Mutaqin, Paket A Kecamatan Bungaraya berlangsung meriah, usai upacara kegiatan diisi dengan gebyar solawat, Minggu (22/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Siak Muhtarom, Pimpinan Ponpes Khirul Mutadi’in, tokoh masyarakat setempat dan Penghulu Kampung setempat.

 

Upacara yang diselenggarakan oleh MWC NU Bungaraya dan Ponpes Al-Mutaqin ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, mereka berharap tahun berikitnya peringatan diwarnai dengan kegiatan dakwah lainnya, dan melibatkan masyarakat luwas.

 

Disela acara, Muhtarom menyampaikan upacara sengaja digelar di Ponpes dan mengundang wali murid beserta tokoh masyarakat, tujuannya untuk mengenalkan hari santri kepada masyarakat.

 

“Tiga tahun lalu Presiden RI menetapkan hari santri, hal itu tidak terlepas dari perjuangan NU dan para kiyai. Kita harus bangga bahwa santri telah diakui negara, untuk mengenang perjuangan santri yang turut merebut kemardekaan RI,” kata Muhtarom.

 

“Kita harus bangga menjadi santri, kepada anak-anak kami, mari sekolah di Pondok Pesantren. Jangan takut lulusan pondok tidak bisa diterima kerja, kami yakin lulusan pondok lebih mampu bersaing,” kata Muhtarom.

 

Muhtarom menghimbau kepada seluruh Ponpes yang ada di Siak, jika tidak bisa menggelar upacara peringatan Hari Santri di satu titik, diharapkan setiap Ponpes menggelar upacara di tempat masing-masing.

 

“Terkait tempat penyelengaraan peringatan hari Santri ini, kalau memang tidak bisa diselenggarakan ngumpul di satu titik, alangkah baiknya diselenggarakan di masing-masing Ponpes, melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintahan setempat,” pesan Muhtarom.

 

Senada disampaikan oleh Ketua GP Anshor Kabupaten Siak Agus Muzdofar, ia menilai keterlibatan santri pada acara ini sangat baik. “Kami mengajak para santri untuk sama-sama menjaga NKRI, menanamkan cinta kebangsaan, tidak mudah menyalahkan kelompok lain,” kata Agus Muzdofar. (rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed