oleh

42 Anggota Panwaslu Kecamatan dilantik,  pesan Ketua menjaga Kode etik dan tetap Netral

SIAK,Mandiripos.com-Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019. Rangkaian tahapan sudah akan dilakukan sejak tahun ini, tepatnya pada Oktober 2017.

 

Ketua Panwaslu Kabupaten Siak,  Muhammad Royani mengatakan, tugas kita kedepan semakin berat,  panwaslu sebagai lembaga yang mengawasi pesta demokrasi,  agar selaku menjaga netralitasnya.

 

Hal ini diungkapkannya pada acara pelantikan 42 orang pengurus panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Siak, di Hotel Grand Royal Kota Siak Sabtu, 14/10/2017.

 

Menurutnya, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki itegeritas,  netralitas,  serta berlaku adil pada semua calon, dengan begitu maka akan mewujudkan demokrasi yang lebih baik.

 

Sementara Devisi Pencegahan Bawaslu Provinsi Riau. Neli Antariksa mengatakan, untuk melaksanakan tugas yang berat ini, sebagai anggota senantiasa berpedoman pada kode etik panwaslu.

 

Menurutnya, kedepan tugas kita cukup berat,  sejarah dunia, belum ada mencatat pengabungan dalam satu waktu pesta demokrasi dilakukan bersamaan.

 

Ini terjadi di negri kita,  yaitu pileg dan pilpres,  yang dimana tahapannya akan di mulai pada oktober 2017 mendatang. Sementara itu untuk pilgub tahapannya dimulai pada februari akan datang. Untuk menghadapi ini semua kita membutuhkan tenaga ekstra.

 

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Siak. Budi Yuwono mengatakan, mengajak kepada peserta agar dapat memahami aturan-aturan yang ada. Sehingga untuk memahami maksud tersebut,  harus banyak belajar.

 

“Kesuksesan pesta demokrasi ditandai bukan karena tingginya sosialisasi penyelengar pesta,  Namun ditandai dengan tingginya partisipasi masyarakat menggunakan hak suaranya pada pemungutan suara.”

 

Lanjut kata budi, Bawaslu terus mengawasi potensi-potensi kecurangan yang terjadi dalam penyelengraan pileg,  pilgub, dan pemilu. Karena ini sudah menjadi domainnya panwaslu dalam mengawas terhadap penyelenggaraan pesta demokrasi di negri ini.(rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed