oleh

260 unit Handphone dan 3 Orang Penumpang Avanza Di Amankan Polres Siak

SIAK,Mandiripos.com -Satreskrim polres siak pada hari senin tanggal 13 November 2017 sekira pukul 14.00 Wib telah diamankan 3 orang laki-laki di depan mako Polres Siak Jl Lintas Perawang- Siak km 70 Kecamatan Dayun Kabupaten Siak ,adapun pelaku yang Diamankan satreskrim polres siak.

 

  1. Tasman, laki2, 45 tahun, islam, petani, alamat Solok Desa pulau payung kec. Rumbio jaya kab. Kampar

  2. Helpis Joni, laki2, 30 tahun, islam, petani, alamat Solok Desa pulau payung kec. Rumbio jaya Kab. Kampar

  3. Andi Azwar, laki2, 21 tahun, islam, petani, alamat Solok Desa pulau payung kec. Rumbio jaya Kab. Kampar

 

Adapun barang barang elektonik yang diamankan adalah 6 (enam) tas ransel yang berisi handphone sebanyak 260 unit.

 Pasal 32 Ayat (1) Jo Pasal 52 Undang-Undang RI No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan atau Pasal 104 Jo Pasal 106 Undang-Undang RI No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

 

 

Menurut keterangan Kapolres Siak AKBP Barliansyah melalui Kasat Reskrim polres siak mengatakan,Pada hari senin tanggal 13 november 2017 sekira jam 11.00 anggota sat reskrim polres siak melakukan razia didepan mako polres siak kemudian sekira pukul 14.00 Wib anggota sat reskrim memberhentikan 1 (satu) unit mobil merek Avanza warna silver dengan nomor polisi BM 1278 FF yang dianggap mencurigakan, lalu anggota sat reskrim mulai melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang ada didalam mobil tersebut dan saat itu ditemukan beberapa tas yang berisi barang-barang elektronik handphone yang diduga melanggar Pasal 32 Ayat (1) Jo Pasal 52 Undang-Undang RI No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan atau Pasal 104 Jo Pasal 106 Undang-Undang RI No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, kemudian anggota sat reskrim menanyakan siapa pemilik tas tersebut dan 3 pelaku mengatakan barang elektronik handphone tersebut dibawa dari Tanjung Pinang menuju ke Pekanbaru dan saat itu 3 orang yang mengaku pemilik tas tersebut langsung diamankan ke mako Polres Siak untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (rls)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

loading...

News Feed